Tingkatkan Literasi Politik Siswa, KPU Gowa Gelar Program KPU Mengajar di SMAN 7 Gowa
Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa masif melakukan edukasi kepemiluan melalui program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan bertajuk “KPU Mengajar”. Kali ini, menyasar pemilih pemula di SMAN 7 Gowa, Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Selasa (27/1/2026).
Kedatangan Tim Sosialisasi KPU Gowa disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMAN 7 Gowa, Muh. Suaib, S.Pd.I. Kegiatan yang berlangsung di ruang Smart School ini diikuti oleh 71 siswa dengan Komisioner KPU Gowa Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Hasnawati H., sebagai narasumber.
Wakasek Kesiswaan SMAN 7 Gowa, Anshary R., S.Sos., dalam sambutannya saat membuka acara, berpesan agar para siswa memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam wawasan kepemiluan.

Berbeda dengan sosialisasi searah, Hasnawati H. menggunakan pendekatan interaktif dengan membagi peserta ke dalam lima kelompok diskusi yang membahas tema-tema krusial:
Demokrasi & Pemilu: Pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat.
Asas Pemilu: Penerapan LUBER JURDIL sebagai landasan legitimasi.
Prinsip Penyelenggaraan: Pentingnya integritas, transparansi, dan profesionalitas.
Tujuan Pemilu: Memperkuat sistem demokrasi dan kepastian hukum.
Pemilu Inklusif: Menjamin hak pilih penyandang disabilitas secara setara dan bermartabat.
"Momen KPU Mengajar ini membahas lima tema besar yang diharapkan mampu menambah pemahaman mendalam bagi para siswa mengenai demokrasi di Indonesia," ujar Hasnawati di sela-sela pemaparan materi.
Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Reski Amelia, siswa kelas XII IPA 1, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu meningkatkan literasi politik mereka. "Kami berharap Pemilu ke depan bisa semakin transparan dan adil," ungkapnya.
Senada dengan itu, Nabila dari kelas XI C mengaku baru mengetahui bahwa Pemilu juga dirancang untuk merangkul kaum disabilitas. "Kami jadi tahu tujuan Pemilu itu untuk mencari pemimpin terbaik, dan ternyata hak memilih juga dijamin bagi kawan-kawan penyandang disabilitas," tuturnya.

Kegiatan diakhiri dengan penarikan kesimpulan oleh tiga perwakilan siswa yang menekankan bahwa Pemilu yang inklusif dan jujur adalah kunci kemajuan bangsa. Sebagai bentuk apresiasi, KPU Gowa memberikan souvenir kepada para ketua kelompok dan siswa yang aktif dalam diskusi.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara penyelenggara Pemilu dan institusi pendidikan dalam mencetak pemilih pemula yang cerdas dan bertanggung jawab.
[humas kpu tina/foto sri/ed yusran]