Wujudkan Pemilu Inklusif, KPU Sul-Sel Gandeng PPDI Luncurkan Program LENTERA

Makassar, kab-gowa.kpu.go.id - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Suardi M. bersama Kepala Sub Bagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan SDM yang diwakili oleh staf menghadiri Rapat Koordinasi Perumusan Program Kerja Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Kelompok Pemilih Pemula, Kelompok Rentan, dan Marginal. Kegiatan yang digelar di Kantor KPU Provinsi Sulawesi Selatan sebagai penguatan hak politik dan mempertegas komitmen KPU dalam merangkul kelompok masyarakat yang selama ini terpinggirkan, Kamis 12/2/2026. 

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia  dan Kepala Sub Bagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan SDM 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Provinsi Sulawesi Selatan Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Romy Harminto. Dalam sambutannya, Romy memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi "KPU Mengajar" yang menyasar siswa SMA sederajat. Ia menekankan bahwa program ini merupakan prioritas nasional yang akan disinergikan dengan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Luncurkan Program LENTERA Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Sulsel, Hasruddin Husain—atau yang akrab disapa Pak Uceng—memperkenalkan terobosan terbaru bernama program LENTERA KPU SULSEL.

"Jika 'KPU Mengajar' fokus pada pemilih pemula, maka melalui program LENTERA, kami akan menyasar kelompok rentan dan marginal. Tagline kami jelas: Inklusif, Setara, dan Berdaya," tegas Hasruddin.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris KPU Sulsel, Muhammad Adnan Tahir, mengingatkan seluruh jajaran sekretariat di 24 Kabupaten/Kota untuk segera menyusun proyeksi kegiatan yang matang dan berkoordinasi intensif dengan bagian perencanaan agar implementasi program LENTERA berjalan efektif.

Komitmen Kesetaraan bagi Disabilitas Kegiatan ini menghadirkan Ketua DPD Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulsel, Faluphy Mahmud, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya bertajuk "Inklusi Disabilitas untuk Kesetaraan dalam Proses Demokrasi", Faluphy mengajak seluruh penyelenggara pemilu untuk mengubah paradigma terhadap penyandang disabilitas.

“Melihat kelompok disabilitas itu sama dengan kita semua. Jangan melihatnya berbeda. Izinkan kami para disabilitas secara inklusif ikut berpartisipasi dalam demokrasi,” ujar Faluphy dalam kutipan yang menyentuh peserta rapat.

Kerja Sama Strategis Sebagai bentuk langkah nyata, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara KPU Provinsi Sulawesi Selatan dengan DPD PPDI Sulawesi Selatan. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan pemilih yang berkelanjutan, khususnya bagi pemilih pemula, kelompok rentan, dan marginal agar hak konstitusional mereka terjamin tanpa diskriminasi.

[humas kpu tina/foto sri/ed yusran]

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 122 Kali.