Persiapan Indonesia Emas, Siswa SMAN 22 Gowa Belajar Jadi Pemilih Bijak Bersama KPU

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa terus berkomitmen meningkatkan pemahaman demokrasi di kalangan generasi muda. Melalui program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan bertajuk “KPU Mengajar”. Tim KPU  Kabuparen Gowa menyambangi SMAN 22 Gowa pada Senin, 2 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas XI.5 ini dihadiri oleh 54 siswa, yang terdiri dari 14 laki-laki dan 40 perempuan. Kehadiran tim KPU Gowa disambut hangat oleh Kepala SMAN 22 Gowa, Raehana Kadriah, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Raehana Kadriah menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif KPU Gowa. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa sebagai calon pemilih pemula.
"Kami siap mendukung penuh kegiatan KPU Gowa. Semoga 'KPU Mengajar' ini memberikan manfaat dan makna yang luar biasa bagi anak-anak kami. Silakan belajar dan bertanya untuk menambah wawasan terkait Pemilihan Umum," ujar Raehana.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sub Bagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Sahyra Ahniza Setiawan, S.I.Kom., menyampaikan terima kasih atas fasilitasi yang diberikan sekolah. Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat fondasi demokrasi di lingkungan pendidikan.

Narasumber utama kegiatan, Komisioner KPU Gowa Hasnawati H., S.Pd., M.Pd., menggunakan pendekatan diskusi kelompok untuk membedah lima tema sentral kepemiluan:
1.    Demokrasi & Pemilu di Indonesia: Pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat.
2.    Asas Pemilu: Penerapan prinsip LUBER JURDIL.
3.    Prinsip Penyelenggaraan: Menjaga integritas melalui kemandirian dan transparansi.
4.    Tujuan Pemilu: Memperkuat sistem demokrasi dan kepastian hukum.
5.    Pemilu Inklusif: Menjamin hak akses bagi penyandang disabilitas.
Dalam penyampaiannya, Hasnawati menekankan pentingnya integritas moral pemilih.
 "Perlu kesadaran untuk memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani, bukan karena money politik (politik uang)," tegasnya di hadapan para siswa.

Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Kesya Aurelia, siswi kelas XI.5, mengaku terinspirasi untuk menjadi pemilih yang bijak. 
"Kita harus memilih dengan bijak demi melahirkan generasi yang baik menuju Indonesia Emas," ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Fatha Al Aliyyu dari kelas XI.5 merasa senang dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya karena sangat membantu siswa memahami demokrasi secara mendalam.

Kegiatan diakhiri dengan penarikan kesimpulan oleh narasumber yang menekankan bahwa pemilu yang demokratis harus inklusif dan bebas diskriminasi. Sebagai bentuk apresiasi, KPU Gowa menyerahkan suvenir kepada para ketua kelompok dan siswa yang aktif dalam diskusi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara lembaga penyelenggara pemilu dan dunia pendidikan.

[humas kpu tina/foto sri/ed yusran]

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 73 Kali.