Sosialisasi

113

KPU Mengajar 2026 : Siswa SMAN 6 Gowa Diajak Awasi Jalannya Demokrasi

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa terus berkomitmen meningkatkan kualitas demokrasi melalui program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan. Kali ini, KPU Gowa hadir dengan tajuk "KPU Mengajar" yang diselenggarakan di Ruang Kelompok Belajar (Kombel) SMAN 6 Gowa pada Rabu (4/2/2026). ​Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa-siswi yang didominasi oleh pemilih pemula perempuan (42 orang) dan laki-laki (8 orang). Kehadiran tim KPU disambut hangat oleh Kepala UPT SMAN 6 Gowa, Bapak Erwin Wijaya, S.Pd., M.Pd. ​Dalam sambutannya, Erwin Wijaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPU Gowa yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pemahaman mendalam bagi para siswa. Menurutnya, KPU adalah mitra strategis dalam membentuk karakter demokratis generasi muda. ​"Meskipun kita telah berdemokrasi melalui pemilihan Ketua OSIS sebagai miniatur demokrasi, apa yang disampaikan KPU kali ini tentu jauh lebih kompleks dan krusial bagi peran mereka sebagai warga negara ke depan," tegas Erwin. ​Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Gowa, Bapak Nursalam Samad, S.Kom., M.I.Kom., menekankan pentingnya kepemilikan KTP-el sebagai syarat utama menggunakan hak pilih di TPS. Beliau juga mengajak para siswa untuk tidak hanya sekadar mencoblos, tetapi aktif mengawasi jalannya proses pemilu. ​"Setiap warga negara punya peran mengawasi. Jika ada pelanggaran, laporkan ke Bawaslu. Selain hak memilih, kalian juga punya hak untuk dipilih. Persiapkan diri jika suatu saat ingin menjadi pemimpin daerah atau anggota DPRD," ujar Nursalam memberi motivasi. ​Suasana belajar menjadi lebih cair saat Sekretaris KPU Gowa, Bapak Anzar Hasnanuddin, S.Kom., M.A.P., memandu sesi ice breaking. Tak hanya itu, beliau juga memaparkan secara detail struktur organisasi KPU, mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten, hingga badan ad hoc terkecil yaitu KPPS di tingkat TPS. ​ Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi yang berlangsung dinamis. Para peserta terlihat antusias menanyakan praktik lapangan pada pemilu sebelumnya hingga persiapan menghadapi Pemilu 2029 mendatang. ​Acara ditutup dengan ​Penyerahan cenderamata kepada peserta paling aktif serta foto bersama antara pihak sekolah dan jajaran KPU Gowa. Melalui kegiatan ini, para siswa mengaku merasa lebih siap dan bangga menyongsong status mereka sebagai pemilih pemula pada tahun 2029 dengan bekal pengetahuan yang mumpuni. [humas kpu tina/foto yusran/ed yusran]


Selengkapnya
92

Mendidik Generasi Muda Jadi Promotor Demokrasi, KPU Gowa Sambangi SMAN 12 Gowa

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa kembali memperkuat fondasi demokrasi di tingkat pelajar melalui program "KPU Mengajar". Kali ini, kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan tersebut digelar di Aula SMAN 12 Gowa, Jl. Poros Majannang, Kecamatan Parigi, pada Selasa (03/02/2026). Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 66 siswa-siswi kelas XI, yang terdiri dari 34 laki-laki dan 32 perempuan. Kehadiran tim KPU Gowa disambut langsung oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Sarpras, Bapak Agus. Dalam sambutannya, Bapak Agus menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terpilihnya SMAN 12 Gowa sebagai lokasi sosialisasi. "Ini adalah kesempatan langka. Kami menghimbau para siswa menyimak dengan serius materi yang dibagikan, karena pemahaman ini sangat penting bagi peran mereka sebagai warga negara ke depan," ujarnya. Hadir sebagai narasumber utama, Anggota Komisioner KPU Kabupaten Gowa (Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan), Bapak Suwahyu, S.Si., membedah berbagai materi krusial, mulai dari konsep dasar demokrasi, asas dan prinsip Pemilu, sejarah pemilihan di Indonesia, hingga deteksi dini terhadap pelanggaran Pemilu. Tujuan utama dari program ini adalah menanamkan pemahaman mendalam mengenai tahapan Pemilu, sekaligus mempersiapkan siswa menjadi pemilih cerdas dan penyelenggara Pemilu masa depan yang berintegritas. KPU berharap lingkungan sekolah dan para guru dapat menjadi promotor dalam menyebarluaskan informasi kepemiluan. Dalam sesi motivasinya, Suwahyu memberikan perumpamaan filosofis yang menggugah semangat para siswa mengenai peran pemuda: "Saat yang paling indah dari sebuah kapal adalah saat ditambatkan di sebuah dermaga. Dia cantik sekali bermandikan cahaya, tapi jangan pernah lupa, kapal tidak pernah dibuat untuk ditambatkan di dermaga. Kapal dibuat untuk menghajar gelombang membelah lautan." Materi yang interaktif memicu respons positif dari para peserta. Nur Alim Darya, siswa kelas 11 IPA 1, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas wawasan baru yang didapatkan. "Kami belajar nilai-nilai dasar demokrasi. Ini poin penting bagi pelajar karena kitalah yang akan menentukan masa depan bangsa ke depannya," tuturnya. Senada dengan hal tersebut, Lutvhiana, peserta lainnya, merasa kegiatan ini memberikan pondasi awal yang kuat. "Apalagi usia kita sudah hampir mencapai syarat untuk memberikan hak pilih, jadi sekarang kami punya bekal sebelum masuk ke bilik suara," tambahnya. Kegiatan berlangsung meriah dan ditutup secara resmi oleh Bapak Suwahyu. Sebagai bentuk apresiasi, KPU Gowa memberikan hadiah kepada siswa-siswi yang paling aktif bertanya dan menjawab selama sesi berlangsung. Acara diakhiri dengan penyerahan bahan sosialisasi kepada pihak sekolah serta sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara lembaga penyelenggara Pemilu dan dunia pendidikan. [humas kpu tina/foto ardi/ed yusran]


Selengkapnya
74

Persiapan Indonesia Emas, Siswa SMAN 22 Gowa Belajar Jadi Pemilih Bijak Bersama KPU

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa terus berkomitmen meningkatkan pemahaman demokrasi di kalangan generasi muda. Melalui program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan bertajuk “KPU Mengajar”. Tim KPU  Kabuparen Gowa menyambangi SMAN 22 Gowa pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas XI.5 ini dihadiri oleh 54 siswa, yang terdiri dari 14 laki-laki dan 40 perempuan. Kehadiran tim KPU Gowa disambut hangat oleh Kepala SMAN 22 Gowa, Raehana Kadriah, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Raehana Kadriah menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif KPU Gowa. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa sebagai calon pemilih pemula. "Kami siap mendukung penuh kegiatan KPU Gowa. Semoga 'KPU Mengajar' ini memberikan manfaat dan makna yang luar biasa bagi anak-anak kami. Silakan belajar dan bertanya untuk menambah wawasan terkait Pemilihan Umum," ujar Raehana. Senada dengan hal tersebut, Kepala Sub Bagian Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Sahyra Ahniza Setiawan, S.I.Kom., menyampaikan terima kasih atas fasilitasi yang diberikan sekolah. Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat fondasi demokrasi di lingkungan pendidikan. Narasumber utama kegiatan, Komisioner KPU Gowa Hasnawati H., S.Pd., M.Pd., menggunakan pendekatan diskusi kelompok untuk membedah lima tema sentral kepemiluan: 1.    Demokrasi & Pemilu di Indonesia: Pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat. 2.    Asas Pemilu: Penerapan prinsip LUBER JURDIL. 3.    Prinsip Penyelenggaraan: Menjaga integritas melalui kemandirian dan transparansi. 4.    Tujuan Pemilu: Memperkuat sistem demokrasi dan kepastian hukum. 5.    Pemilu Inklusif: Menjamin hak akses bagi penyandang disabilitas. Dalam penyampaiannya, Hasnawati menekankan pentingnya integritas moral pemilih.  "Perlu kesadaran untuk memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani, bukan karena money politik (politik uang)," tegasnya di hadapan para siswa. Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Kesya Aurelia, siswi kelas XI.5, mengaku terinspirasi untuk menjadi pemilih yang bijak.  "Kita harus memilih dengan bijak demi melahirkan generasi yang baik menuju Indonesia Emas," ungkapnya. Sementara itu, Muhammad Fatha Al Aliyyu dari kelas XI.5 merasa senang dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya karena sangat membantu siswa memahami demokrasi secara mendalam. Kegiatan diakhiri dengan penarikan kesimpulan oleh narasumber yang menekankan bahwa pemilu yang demokratis harus inklusif dan bebas diskriminasi. Sebagai bentuk apresiasi, KPU Gowa menyerahkan suvenir kepada para ketua kelompok dan siswa yang aktif dalam diskusi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara lembaga penyelenggara pemilu dan dunia pendidikan. [humas kpu tina/foto sri/ed yusran]


Selengkapnya
44

KPU Mengajar Sambangi Kota Bunga, Sasar Pemilih Pelajar di SMAN 4 Gowa

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa kembali memperkuat literasi politik generasi muda melalui program "KPU Mengajar". Kali ini, kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan tahun 2026 tersebut menyambangi "Kota Bunga", tepatnya di SMAN 4 Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat (30/1/2026). Bertempat di Laboratorium Seni SMAN 4 Gowa, Jalan Pendidikan, Malino, kegiatan ini diikuti oleh 77 orang siswa, yang terdiri dari 25 laki-laki dan 52 perempuan. Kehadiran tim KPU disambut hangat oleh pihak sekolah, yang dibuka langsung dengan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah SMAN 4 Gowa, Hasnawati. Narasumber dari KPU, Fitra Syahdanul, memaparkan materi krusial mengenai esensi demokrasi serta pentingnya partisipasi masyarakat, khususnya dari kalangan pelajar. Dalam penyampaiannya, Fitra menekankan bahwa suara pemilih muda memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kepemimpinan bangsa. "Partisipasi pemilih di kalangan pelajar sangat krusial sebab angka pemilih berstatus pelajar sangat tinggi," ujar Fitra Syahdanul di hadapan para siswa. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman politik yang sehat sekaligus menguatkan angka partisipasi pemilih pemula agar tidak sekadar menggunakan hak pilih, tetapi juga menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Kegiatan berlangsung interaktif. Salah satu peserta mengungkapkan harapannya agar edukasi serupa terus berlanjut. Mereka berharap KPU semakin gencar memberikan pengetahuan kepemiluan di kalangan pelajar agar generasi muda tidak buta politik. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang cukup dinamis. Sebagai bentuk apresiasi, KPU memberikan souvenir kepada para peserta yang aktif mengajukan pertanyaan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bahan sosialisasi secara simbolis dan sesi foto bersama antara narasumber, pihak sekolah, serta seluruh peserta. [humas kpu tina/foto fahmi/ed yusran]


Selengkapnya
98

​​Tempuh Perjalanan Jauh dari Sungguminasa, KPU Gowa Edukasi Siswa SMAN 11 Jadi Pemilih Cerdas

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa terus berupaya meningkatkan kesadaran berpolitik bagi generasi muda. Melalui program bertajuk "KPU Mengajar", lembaga penyelenggara pemilu ini menyambangi SMA Negeri 11 Gowa yang terletak di Kelurahan Tamaona, Kecamatan Tombolo Pao wilayah ujung Kabupaten Gowa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sinjai, pada Kamis (29/1/2026). ​Kegiatan yang berlangsung di ruang serbaguna kelas XI ini dihadiri oleh 42 siswa. Pihak sekolah menyambut hangat kehadiran tim KPU Gowa. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Ibu Masita Manaf, didampingi Wakasek Kesiswaan, Bapak Udin Wahyudin, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. ​"Terima kasih atas kedatangannya jauh-jauh dari Sungguminasa ke kecamatan paling ujung ini untuk menemui kami. Kami berharap para siswa menyimak dengan baik. Jika ada hal yang tidak dipahami terkait persoalan Pemilu, silakan ditanyakan langsung," ujar Masita Manaf saat memberikan sambutan. ​Materi sosialisasi dibawakan oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Gowa, Nursalam Samad, dengan didampingi Sekretaris KPU Gowa, Anzar Hasanuddin. Dalam paparannya, Nursalam menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada pemilih pemula agar mereka memahami hak dan kewajibannya dalam demokrasi. ​"Kenapa kami datang jauh-jauh ke Tamaona, ke SMA 11? Karena kami berupaya memberikan edukasi kepada seluruh elemen pemilih di Gowa, khususnya teman-teman pemilih pemula di sini," ungkap Salam. ​Ia juga mengingatkan syarat teknis menjadi pemilih, yakni kepemilikan KTP elektronik. Beliau mengimbau siswa yang telah menginjak usia 17 tahun untuk segera melakukan perekaman KTP-el. ​ ​Suasana sosialisasi berlangsung hidup dengan komunikasi dua arah. Untuk mencairkan suasana, Sekretaris KPU Gowa, Anzar Hasanuddin, memandu sesi ice breaking yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Anzar juga menitipkan pesan mendalam agar para siswa menjadi pemilih yang cerdas. ​"Jadilah pemilih yang cerdas. Jangan memilih karena money politic (politik uang), tetapi pilihlah pemimpin berdasarkan visi dan misi yang ingin memajukan negara dan daerah. Dan yang terpenting, jangan Golput," tegas Anzar. ​Febrianti, salah satu siswi kelas XI yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai kinerja KPU. "Terima kasih KPU Gowa sudah datang. Sekarang saya jadi tahu banyak soal Pemilu. Insya Allah di tahun 2029 nanti, saya siap ke TPS," tuturnya semangat. ​Acara ditutup dengan sesi diskusi mengenai kasus-kasus konkret dalam pelaksanaan Pemilu, penyerahan suvenir bagi peserta aktif, serta sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan. [humas kpu tina/foto yusran/ed yusran]


Selengkapnya
24

Sambangi Dataran Tinggi Gowa, Program KPU Mengajar Edukasi Siswa SMAN 16 Jadi Pemilih Cerdas

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa kembali melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui program "KPU Mengajar". Kali ini, tim menyambangi SMAN 16 Gowa yang terletak di wilayah dataran tinggi, tepatnya di Jalan Pendidikan, Lauwa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, pada Kamis (29/1/2026). Berkelanjutan Tahun 2026 ini menyasar para pemilih pemula agar memiliki kesadaran berpolitik yang tinggi sejak dini. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah SMAN 16 Gowa, Abd. Rahman. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peran siswa dalam menentukan masa depan daerah melalui partisipasi aktif di pemilu. "Kita jangan menjadi siswa yang apatis yang cuek dengan keadaan pemimpin suatu daerah. Kita harus berperan aktif, khususnya dalam pelaksanaan pemilu," tegas Abd. Rahman di hadapan para siswa. Narasumber dari KPU Gowa, Fitra Syahdanul, hadir memberikan materi kepada 45 orang peserta (22 laki-laki dan 23 perempuan). Dalam pemaparannya, Fitra menjelaskan bahwa baik buruknya kualitas seorang pemimpin sangat bergantung pada kualitas pemilihnya. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi: Sejarah Pemilu di Indonesia dan Kabupaten Gowa. Asas-asas penyelenggaraan Pemilu. Strategi menjadi pemilih cerdas dalam menyaring informasi pemimpin. "KPU Mengajar hadir untuk menjemput pemilih dari sekolah. Kami berharap generasi muda bisa memilih pemimpin yang baik untuk daerah dan negara, serta mampu membangun Indonesia ke arah yang lebih baik," ujar Fitra Syahdanul. Para siswa menyambut baik kehadiran tim KPU di sekolah mereka. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat, terutama mengenai prosedur dan cara memilih pemimpin secara benar dan objektif. Kegiatan diakhiri dengan sesi interaktif di mana tim KPU memberikan suvenir kepada siswa yang aktif berdiskusi selama materi berlangsung. Sebagai penutup, dilakukan sesi foto bersama antara tim KPU Mengajar, para guru, dan Kepala Sekolah SMAN 16 Gowa sebagai simbol sinergi dalam mencerdaskan pemilih muda di Kabupaten Gowa. [humas kpu tina/foto mustari/ed yusran]


Selengkapnya