Sosialisasi

41

Dukung Pendidikan Pemilih, Kepala SMAN 3 Gowa Tekankan Pentingnya Karakter Cerdas bagi Calon Pemilih

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa terus konsisten menjalankan program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan. Kali ini, melalui program "KPU Mengajar", sosialisasi menyasar ratusan siswa-siswi SMAN 3 Gowa yang dipusatkan di Masjid Sekolah, Jl. Bontonompo, Kelurahan Tamallayang, pada Kamis (29/1/2026). ​Kegiatan ini diikuti oleh 105 peserta, yang didominasi oleh 92 siswi perempuan dan 13 siswa laki-laki. Kehadiran tim KPU disambut hangat oleh pihak sekolah sebagai upaya mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika politik di masa depan. ​Kepala SMAN 3 Gowa, Dra. Fauziah, MM, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif KPU Kabupaten Gowa. Menurutnya, pemahaman mengenai demokrasi harus ditanamkan sejak dini di bangku sekolah. ​"Kami sangat mengapresiasi kehadiran KPU Kabupaten Gowa yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa-siswi kami. Pendidikan pemilih ini sangat penting untuk membekali generasi muda dengan pemahaman yang benar tentang demokrasi dan pemilu," ujar Dra. Fauziah. ​Beliau juga menekankan pentingnya membentuk karakter siswa sebagai pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab agar mampu menjadi calon pemimpin masa depan yang berintegritas. ​Hadir sebagai narasumber, Anggota KPU Gowa, Suardi M., memaparkan materi komprehensif mulai dari napas sejarah demokrasi di Indonesia hingga teknis pelaksanaan pemilu. ​"Kalian adalah generasi penerus bangsa. Suara kalian sangat berharga untuk memilih pemimpin yang berkualitas dan berintegritas. Oleh karena itu, gunakan hak pilih kalian dengan bijak dan jangan golput," tegas Suardi di hadapan para siswa. ​Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Sejumlah peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membuka wawasan mereka, mengingat banyak dari mereka yang baru akan merasakan pengalaman pertama mencoblos di masa mendatang. ​Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Sebagai bentuk apresiasi atas kekritisan para siswa, KPU memberikan souvenir kepada beberapa siswa yang aktif selama kegiatan berlangsung. ​Kegiatan KPU Mengajar ini ditutup secara resmi oleh Suardi M. dengan harapan para siswa SMAN 3 Gowa dapat menjadi agen sosialisasi di lingkungan keluarga dan teman sebaya. [humas kpu tina/foto tina/ed yusran]


Selengkapnya
56

Jemput Pemilih dari Sekolah: KPU Gowa Edukasi Siswa SMAN 15 Gowa Lewat Program KPU Mengajar

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa kembali melanjutkan estafet literasi demokrasi melalui program “KPU Mengajar” Tahun 2026. Kali ini, tim menyambangi para siswa di SMAN 15 Gowa yang terletak di Jalan Poros Sapaya-Malakaji, Kecamatan Bontolempangan, pada Jumat (27/1/2026). Meskipun lokasi sekolah berada cukup jauh dari pusat kota, antusiasme siswa tidak surut. Sebanyak 39 siswa, yang terdiri dari 32 perempuan dan 7 laki-laki, memadati ruang kelas XI untuk mengikuti jalannya sosialisasi. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan dan Sarpras, Suriadi, menyambut hangat kehadiran KPU Gowa. Dalam sambutannya, ia mengakui bahwa kegiatan edukasi kepemiluan seperti ini masih jarang menjangkau sekolah mereka. "Kami sangat berterima kasih kepada KPU Gowa yang berkenan hadir. Saya berpesan kepada anak-anak agar menyimak materi dengan serius karena ini akan menjadi bekal berharga saat kalian memasuki usia pemilih, yakni 17 tahun nanti," ujar Suriadi. Komisioner KPU Gowa yang juga merupakan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Suwahyu, S.Si., bertindak langsung sebagai narasumber atau "Guru Sementara". Dalam pemaparannya, Suwahyu menguraikan enam poin besar, mulai dari definisi demokrasi, sejarah Pemilu di Indonesia (dimulai tahun 1955), hak dasar warga negara, hingga fungsi partai politik. Ia menjelaskan materi-materi berat tersebut dengan bahasa yang sederhana agar mudah dicerna oleh para siswa. Suwahyu menekankan bahwa ilmu yang didapat di kelas harus berlanjut menjadi aksi nyata. "Indikator keberhasilan dari proses belajar mengajar adalah ilmu pengetahuan tidak berhenti hanya sampai pada tataran ruang kelas, tapi harus sampai di ranah praktik. Oleh karena itu, setiap orang wajib belajar tentang proses demokrasi yang di dalamnya mencakup tentang Pemilu," tegas Suwahyu saat menyampaikan materi. Metode penyampaian yang interaktif meninggalkan kesan positif bagi para peserta. Mita Febrianti, salah satu siswi, mengaku kini lebih paham mengenai makna kedaulatan rakyat. "Saya akhirnya mendapat pengetahuan tentang demokrasi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Belajar politik ternyata penting," katanya. Senada dengan Mita, Ramadhani mengapresiasi gaya komunikasi dua arah yang dibawakan narasumber. "Penyampaiannya santai tapi serius, sehingga kami mudah paham. Saya harap kegiatan seperti ini lebih sering diadakan di sekolah kami," harapnya. Kegiatan diakhiri dengan pemberian hadiah bagi siswa-siswi yang aktif bertanya dan menjawab sepanjang sesi diskusi. Acara ditutup secara resmi oleh Suardi M. dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi komitmen KPU Gowa dalam menjemput pemilih muda di wilayah pelosok. Melalui kegiatan ini, KPU Gowa berharap para siswa tidak hanya mengetahui sejarah, tetapi juga menyadari hak konstitusional mereka untuk memilih dan dipilih di masa depan. [humas kpu ardi/foto ardi/ed yusran]


Selengkapnya
68

Tingkatkan Literasi Politik Siswa, KPU Gowa Gelar Program KPU Mengajar di SMAN 7 Gowa

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa masif melakukan edukasi kepemiluan melalui program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan bertajuk “KPU Mengajar”. Kali ini, menyasar pemilih pemula di SMAN 7 Gowa, Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Selasa (27/1/2026). Kedatangan Tim Sosialisasi KPU Gowa disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMAN 7 Gowa, Muh. Suaib, S.Pd.I. Kegiatan yang berlangsung di ruang Smart School ini diikuti oleh 71 siswa dengan Komisioner KPU Gowa Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Hasnawati H., sebagai narasumber. Wakasek Kesiswaan SMAN 7 Gowa, Anshary R., S.Sos., dalam sambutannya saat membuka acara, berpesan agar para siswa memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam wawasan kepemiluan. Berbeda dengan sosialisasi searah, Hasnawati H. menggunakan pendekatan interaktif dengan membagi peserta ke dalam lima kelompok diskusi yang membahas tema-tema krusial: Demokrasi & Pemilu: Pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat. Asas Pemilu: Penerapan LUBER JURDIL sebagai landasan legitimasi. Prinsip Penyelenggaraan: Pentingnya integritas, transparansi, dan profesionalitas. Tujuan Pemilu: Memperkuat sistem demokrasi dan kepastian hukum. Pemilu Inklusif: Menjamin hak pilih penyandang disabilitas secara setara dan bermartabat. "Momen KPU Mengajar ini membahas lima tema besar yang diharapkan mampu menambah pemahaman mendalam bagi para siswa mengenai demokrasi di Indonesia," ujar Hasnawati di sela-sela pemaparan materi. Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Reski Amelia, siswa kelas XII IPA 1, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu meningkatkan literasi politik mereka. "Kami berharap Pemilu ke depan bisa semakin transparan dan adil," ungkapnya. Senada dengan itu, Nabila dari kelas XI C mengaku baru mengetahui bahwa Pemilu juga dirancang untuk merangkul kaum disabilitas. "Kami jadi tahu tujuan Pemilu itu untuk mencari pemimpin terbaik, dan ternyata hak memilih juga dijamin bagi kawan-kawan penyandang disabilitas," tuturnya. Kegiatan diakhiri dengan penarikan kesimpulan oleh tiga perwakilan siswa yang menekankan bahwa Pemilu yang inklusif dan jujur adalah kunci kemajuan bangsa. Sebagai bentuk apresiasi, KPU Gowa memberikan souvenir kepada para ketua kelompok dan siswa yang aktif dalam diskusi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara penyelenggara Pemilu dan institusi pendidikan dalam mencetak pemilih pemula yang cerdas dan bertanggung jawab. [humas kpu tina/foto sri/ed yusran]


Selengkapnya
58

Sasar Pemilih Pemula, KPU Gowa Gelar Program "KPU Mengajar" di SMAN 5 Gowa

Gowa, kab-gowa.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa terus berupaya meningkatkan pemahaman politik bagi generasi muda. Kali ini, KPU Gowa melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih melalui program bertajuk "KPU Mengajar" yang digelar di SMA Negeri 5 Gowa pada Jumat (23/1). Kegiatan yang bertempat di Ruang Perpustakaan sekolah tersebut disambut antusias oleh sedikitnya 68 siswa kelas XI. Mereka merupakan representasi calon pemilih pemula yang akan menggunakan hak pilihnya pada edisi Pemilu mendatang. Pihak SMA Negeri 5 Gowa menyambut hangat inisiatif ini. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Sarpras, Dra. Asniwati, dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadiran KPU ke sekolah memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa. "Kunjungan ini memberikan makna yang sangat penting dalam upaya membangun karakter siswa-siswi kami sebagai calon pemilih. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh pemahaman lebih baik lagi tentang pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi," ujar Asniwati. Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Gowa, Suardi M, didampingi Kepala Sub Bagian Partisipasi, Humas, dan SDM, Asmawati A. Dalam pemaparannya, Suardi membedah konsep dasar negara demokrasi serta pentingnya keterlibatan aktif masyarakat secara bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa menggunakan hak pilih adalah sebuah kemandirian yang harus dilatih sejak dini agar tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain. "Prinsip memilih itu adalah memilih sebaik-baik pilihan ta’. Semua harus belajar memilih dan menggunakan hak pilih agar tidak bergantung terhadap orang lain," tegas Suardi di hadapan para siswa. Materi ditutup dengan sebuah kutipan motivasi yang mengajak siswa untuk terus belajar memahami peta politik sebelum menentukan pilihan. "Memilih memang bukan hal yang mudah, jadi belajarlah untuk memilih," pungkasnya. Suasana sosialisasi menjadi semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Para siswa tampak kritis dan aktif berdiskusi mengenai proses demokrasi di Indonesia. Sebagai apresiasi atas partisipasi tersebut, KPU Gowa memberikan bahan sosialisasi kepada peserta yang aktif selama kegiatan. Agenda "KPU Mengajar" ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim KPU Gowa, pihak sekolah, dan para siswa. [humas kpu tina/foto tina/ed yusran]


Selengkapnya